SEDULANGDOTCOM — Maskapai penerbangan bertarif rendah, Scoot Airlines Singapura, yang merupakan anak perusahaan Singapore Airlines (SIA), Kamis (9/4/2026) mengumumkan peluncuran rute baru ke Belitung, dan Pontianak di Indonesia.
Penerbangan maskapai yang akan menggunakan pesawat Embraer E190-E2 ini akan dimulai pada bulan Mei dan Juni 2026 secara berurutan, memberikan kemudahan akses yang lebih luas, serta lebih banyak pilihan perjalanan bagi para wisatawan.
Mulai 3 Mei 2026, Scoot akan memulai penerbangan ke Belitung dengan frekuensi dua kali seminggu, yakni Rabu dan Minggu dengan tarif kelas ekonomi sekali jalan ke Bandara H.AS. Hanandjoeddin, Belitung mulai dari Rp540.000.
Kabar resmi ini sekaligus menjadi jawaban atas informasi yang sebelumnya sudah melalui tahapan pembahasan oleh Bupati Belitung Djoni Alamsyah. Ia menegaskan optimismenya, bahwa Ia optimistis penerbangan Scoot Airlines Singapura-Belitung ini akan menguatkan ekonomi daerah, dan menjadikan Belitung tampil percaya diri ke hadapan dunia internasional.
”Tentunya ini akan menguatkan perekonomian kita serta kesempatan kita untuk tampil lebih percaya diri kepada internasional. Karena kekuatan terbesar kita di Belitung itu bukan daripada bangunannya megah, melainkan keasrian alam yang harus betul-betul kita jaga” ucap Bupati Djoni pada Februari lalu.
Menyambut momen ini, Bupati juga mengimbau kepada para pelaku usaha untuk senantiasa menjaga kualitas layanan agar wisatawan yang datang merasa dihargai dan nyaman, sehingga membawa cerita positif tentang Belitung.
”Ini bukan sekedar bicara tentang penerbangan, tapi kesiapan daerah secara menyeluruh. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Belitung itu adalah masyarakat yang terbuka, ramah, dan siap menyambut dunia,” ujar Bupati.
Eccecutive General Manager (EGM) Bandara H.AS Hanandjoeddin Belitung, Hernindya Arie menyebut, pihak bandara menyambut baik rencana penerbangan internasional Scoot Airlines, dan menyatakan kesiapan dalam mendukung kebutuhan operasional, baik dari sisi fasilitas maupun layanan pendukung lainnya.
”Menyambung arahan Pak Bupati terkait dengan wajah terminal yang terlihat polos, nantinya kita akan melakukan lapis finishing agar ada unsur-unsur adat Belitung gitu. Jadi unsur-unsur kayak di rumah adat kita interpretasikan lagi dengan yang lebih modern,” ucap Arie.
Belitung merupakan wilayah tropis yang indah dan tersembunyi di pesisir timur Sumatera, dan dikenal dengan formasi geologi yang unik, kaya akan keanekaragaman hayati, serta garis pantai yang masih alami.
Pulau ini juga menjadi habitat bagi Tarsius Belitung, subspesies primata nokturnal yang hanya dapat ditemukan di pulau ini.












