PANGKALPINANG, SEDULANGDOTCOM– Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Bakal Calon Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin dan Dessy Ayutrisna, menghadiri kopdar gabungan komunitas otomotif, rolling city, live music, yang digelar di salah satu kafe di Pangkalpinang, pada Sabtu (19/7/2025) malam.
Didampingi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Pangkalpinang Abang Hertza, acara yang diinisiasi oleh beberapa komunitas motor dan otomotif se-Pangkalpinang ini menjadi ajang silaturahmi lintas komunitas, sekaligus wadah penyampaian aspirasi secara langsung kepada calon pemimpin kota.
“Generasi muda adalah penerus pembangunan Kota Pangkalpinang. Kota ini milik kalian generasi Z dan milenial. Kami hanya bertugas mengantar, mengarahkan, dan memfasilitasi agar Pangkalpinang bisa tumbuh di tangan generasi masa depan,” ujar Prof Udin di hadapan para peserta.
Menurutnya, Gen Z dan milenial kini menjadi mayoritas penduduk dengan persentase mencapai 60%. Jika kelompok ini bersatu dalam pemilu, arah perubahan kota akan ditentukan langsung oleh mereka.
“Bayangkan jika semua Gen Z dan milenial datang ke TPS dan memilih Udin, selesai sudah urusan Pangkalpinang. Insyaallah, perubahan itu akan datang dari suara kalian sendiri,” tambahnya.
Cece Dessy juga turut menyampaikan pandangannya di hadapan puluhan anak muda dan komunitas yang hadir malam itu. Ia menekankan pentingnya membangun kedekatan antara pemerintah dan komunitas, khususnya mereka yang berasal dari generasi muda.
“Saya percaya, perubahan itu tidak lahir dari ruang-ruang formal saja. Ia tumbuh dari obrolan santai, dari kopi darat seperti ini, dari komunitas-komunitas yang hidup dan aktif. Kami hadir di sini bukan untuk diskusi semata, tapi untuk mendengarkan, belajar, dan membangun kepercayaan,” ujar Cece.
Sementara itu, Teguh selaku PIC komunitas Variations Bangka menyampaikan apresiasinya atas kehadiran langsung Prof Udin dan Cece Dessy. Baginya, ini bukti kedekatan pasangan calon tersebut dengan komunitas akar rumput.
“Saat ini memang sudah ada wadah otomotif, tapi kebanyakan fokus ke dunia balap. Kami berharap Prof Udin bisa memberi ruang lebih luas untuk komunitas-komunitas seperti kami yang bergerak di bidang sosial dan solidaritas,” ungkap Teguh.
Ia menambahkan, Cece Dessy juga hadir dengan penuh semangat dan keakraban, mampu memahami apa yang dibutuhkan komunitas muda. <span;>Mereka pune mnaruh harapan besar terhadap kepemimpinan yang lebih terbuka, membumi, dan berpihak pada suara generasi muda.
“Mereka berdua sangat terbuka dan responsif. Harapan kami, Prof Udin dan Cece Dessy bisa menang agar komunitas seperti kami punya peluang untuk tumbuh dan mendapat dukungan nyata,” tegasnya.












