Pangkalpinang

Prof. Udin Iktikaf Bersama Jemaah, Bermuhasabah Diri Mengemban Amanah

×

Prof. Udin Iktikaf Bersama Jemaah, Bermuhasabah Diri Mengemban Amanah

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, SEDULANGDOTCOM — Ramadan merupakan bulan penuh kemuliaan bagi umat Islam, sebagai ikhtisar dari sebuah pesan sepanjang bulan nan suci. Segala aktivitas yang menjadi kewajiban dan tindakan yang disunahkan, dilakukan demi meraih keridaan Allah SWT.

Memasuki penghujung Ramadan, Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, atau Prof. Udin memperbanyak ibadah melalui kegiatan iktikaf di masjid, yang dilaksanakan sejak Jumat hingga Minggu, (15/3/2026).

Momentum ini dimaknai sebagai waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus merenungkan amanah kepemimpinan dan pelayanan kepada masyarakat. Selama tiga hari tersebut, ia lebih banyak menghabiskan waktu di dalam masjid dengan memperbanyak salat sunnah, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta berdoa bersama jamaah.

“Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri. Iktikaf ini saya lakukan sebagai alasan muhasabah diri. Saya memohon memohon kepada Allah agar diberi kekuatan dan keikhlasan dalam mengemban amanah,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Pangkalpinang untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbanyak ibadah, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai spiritual yang tumbuh selama Ramadan sangat penting untuk menjadi bekal dalam membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam moral dan kebersamaan.

Kegiatan iktikaf tersebut juga menjadi momen kebersamaan antara pemimpin daerah dan masyarakat dalam suasana ibadah, mencerminkan semangat Ramadan yang sarat dengan nilai keteladanan, kesederhanaan, dan kedekatan spiritual kepada Sang Pencipta.

“Semoga Ramadan ini membawa keberkahan bagi kita semua. Mari kita isi hari-hari dengan kebaikan, saling membantu, dan memperkuat ukhuwah. Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, insyaallah Pangkalpinang akan menjadi kota yang semakin harmonis, religius, dan penuh keberkahan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *