Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Kejar Percepatan Pembangunan

×

Pemkot Pangkalpinang Kejar Percepatan Pembangunan

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, SEDULANGDOTCOM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mengejar percepatan pembangunan dengan menyuarakan langsung berbagai persoalan strategis ke pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, saat mengikuti forum “Rembuk dan Bincang-Bincang Otonomi Daerah” bersama Kementerian Dalam Negeri RI yang digelar secara virtual, Rabu (1/4/2026).

Disebutkan Cece Dessy-sapaan akrab Wakil Wali Kota, langkah tersebut sebagai penegasan komitmen dalam memperkuat pelaksanaan otonomi daerah. Ia menyebutkan, otonomi daerah harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar kewenangan administratif.

“Otonomi daerah ini bukan hanya soal kewenangan, tapi bagaimana kebijakan itu benar-benar berdampak ke masyarakat,” ujarnya.

Selain komitmen tersebut, Pemkot Pangkalpinang juga menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam penguatan kapasitas pimpinan daerah yang dinilai masih perlu dukungan dari pemerintah pusat.

“Kami baru menjabat sekitar lima bulan, dan belum ada pelatihan atau diklat khusus untuk pimpinan daerah. Ini kebutuhan yang sangat mendesak,” ungkapnya.

Persoalan fiskal juga menjadi perhatian, khususnya terkait beban Tunjangan Khusus Daerah (TKD) dan belanja pegawai yang masih menjadi isu umum di berbagai daerah.

Selain itu, Pangkalpinang juga menyoroti belum adanya kejelasan terkait status kepulauan yang hingga kini belum disematkan, berbeda dengan kabupaten lain di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

“Seluruh kabupaten di Bangka Belitung sudah berstatus kepulauan, hanya Pangkalpinang yang belum,” kata Dessy.

Di sektor ekonomi, upaya pengembangan kawasan industri yang akan dikelola melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), juga masih menghadapi kendala perizinan dari pemerintah pusat yang belum rampung hingga saat ini.

“Kami sudah menyiapkan kawasan industri, tetapi izinnya dari pemerintah pusat masih belum tersedia,” jelasnya.

Pemkot Pangkalpinang berharap berbagai persoalan tersebut dapat segera mendapatkan respons agar tidak menghambat laju pembangunan daerah ke depan.

“Kami berharap ada respons cepat dari pemerintah pusat, karena ini menyangkut keberlanjutan pembangunan di Pangkalpinang,” katanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *