Bangka BelitungNasional

Indeks Demokrasi DIY Tertinggi di Indonesia, Babel 10 Besar

×

Indeks Demokrasi DIY Tertinggi di Indonesia, Babel 10 Besar

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, SEDULANGDOTCOM — Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tertinggi pada 2024 masih dipegang oleh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan skor 89,25.

Hal ini mencerminkan partisipasi publik dan kelembagaan demokrasi yang relatif lebih matang dibanding provinsi lain. Skor tersebut bahkan jauh lebih tinggi ketimbang indeks demokrasi secara nasional yang baru mencapai 79,81 pada 2024.

Provinsi Bali berada di peringat kedua dengan skor indeks demokrasi di angka 88,34, disusul Kalimantan Barat dengan skor 86,17, sekaligus melengkapi tiga besar indeks demokrasi tertinggi. Lalu, bagaimana dengan Kepulauan Bangka Belitung?

Provinsi yang berada di timur Pulau Sumatera ini cukup mengejutkan jika diukur dengan jumlah penduduk yang terbilang kecil, yakni dihuni oleh 1.550.800 jiwa pada tahun 2025. Mereka menempati peringkat kesepuluh sebagai daerah dengan capaian demokrasi tertinggi dengan skor 81,91.

Sebagaimana diketahui, dikutip dari Goodstats, Senin (29/9/2025), penilaian indeks demokrasi dilakukan berdasarkan tiga indikator utama, yakni kebebasan sipil, kesetaraan, dan kapasitas lembaga demokrasi.

Bangka Belitung dinilai berhasil menjaga ruang kebebasan masyarakat, memberikan akses setara bagi warga dalam proses politik, serta meningkatkan kinerja lembaga demokrasi daerah.

Capaian ini menunjukkan bahwa iklim demokrasi di Bangka Belitung berjalan cukup sehat dan inklusif. Partisipasi masyarakat dalam pemilu, keterlibatan perempuan dalam politik, hingga penguatan peran DPRD, serta lembaga pengawas menjadi faktor penting dalam peningkatan skor demokrasi di daerah tersebut.

Masuknya Bangka Belitung ke jajaran 10 besar dengan spesifikasi penilaian seperti kebebasan (82,79), kesetaraan (83,15) dan kapasitas lembaga demokrasi (79,56), membuktikan bahwa daerah kepulauan ini mampu menjaga stabilitas politik sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang demokratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *