PANGKALPINANG, SEDULANGDOTCOM – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), resmi memulai proses seleksi kader potensial untuk mengisi kepemimpinan di tingkat daerah.
Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang digelar di Pangkalpinang, Selasa (14/4/2026).
Sebanyak 17 kandidat dari berbagai kabupaten dan kota di Babel turut ambil bagian dalam proses seleksi ini. Mereka diuji langsung oleh Ketua Lembaga Kaderisasi Nasional DPP PKB Zainul Munasichin, didampingi Ketua DPW PKB Babel Bertu Merlas, serta Sekretaris DPW PKB Babel Agam Dliya Ul-Haq.
Ketua Lembaga Kaderisasi Nasional DPP PKB, Zainul Munasichin menegaskan bahwa uji kelayakan ini bukan sekadar formalitas organisasi. Para kandidat ditantang untuk menunjukkan kapasitas ideologis hingga kesiapan konkret dalam memimpin partai.
“Pertama itu komitmen menyangkut soal pemahaman tentang mabda’ siyasi, visi-misi partai, loyalitas, dan integritas,” ujar Zainul dalam keterangannya..
Soroti Strategi Politik dan Dana Banpol
Selain aspek ideologis, para calon ketua juga diuji mengenai strategi pemenangan dan target politik yang akan dicapai jika terpilih nanti. Hal ini mencakup target perolehan kursi legislatif, manajemen organisasi, hingga kesiapan infrastruktur partai di tingkat bawah.
Zainul juga memberikan perhatian khusus pada tata kelola Bantuan Dana Politik (Banpol). Ia menekankan bahwa pengelolaan dana tersebut menjadi indikator penting dalam profesionalisme partai.
“Kami minta agar model pengelolaan Banpol di PKB itu benar-benar sesuai peruntukan, mulai dari kaderisasi hingga pendidikan politik yang dibenarkan undang-undang,” tegasnya.
Mekanisme Scoring dan Musyawarah
Setelah tahap di tingkat wilayah selesai, proses seleksi akan berlanjut ke tingkat pusat (DPP) dengan mekanisme penilaian yang lebih terukur menggunakan sistem scoring. Hasil ini kemudian dikombinasikan dengan penilaian psikotes sebelum akhirnya disahkan oleh Ketua Umum dan Sekjen PKB.
Zainul mengingatkan bahwa penentuan Ketua DPC PKB tidak menggunakan mekanisme demokrasi langsung, melainkan musyawarah mufakat. Oleh karena itu, ia berpesaKetua Lembaga Kaderisasi Nasional DPP PKB Zainul Munasichinn agar seluruh kader tetap menjaga soliditas.
“Yang terpilih harus merangkul yang tidak terpilih dan tidak boleh sewenang-wenang. Bagi yang belum terpilih, kami harap tidak berkecil hati dan tetap mendukung kepengurusan baru,” tambahnya.
Target Pelantikan Juli 2026
Seluruh proses seleksi ini diproyeksikan rampung sebelum peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB pada 23 Juli 2026. Para ketua DPC definitif nantinya akan diundang untuk dilantik secara nasional di Jakarta bertepatan dengan puncak perayaan Harlah tersebut.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Babel Bertu Merlas menambahkan, UKK ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pekan lalu.
“Kami berharap UKK ini menghasilkan keputusan yang objektif sehingga ke depan PKB di Provinsi Babel terus membawa kebaikan dan semakin baik lagi bagi masyarakat,” pungkas Bertu.












